Assalamualaikum wr.wb...... Selamat pagi rekan-rekan guru dimanapun barada.....
Tenaga medis di seluruh wilayah Jakarta Timur seperti dokter, bidan, dan perawat, harus mengelus dada. Pasalnya sudah dua minggu terakhir, para tenaga medis tersebut belum menerima gaji. Akibatnya, mereka pun kebingungan terkait pengeluaran rutin selama ini.
Tenaga medis di seluruh wilayah Jakarta Timur seperti dokter, bidan, dan perawat, harus mengelus dada. Pasalnya sudah dua minggu terakhir, para tenaga medis tersebut belum menerima gaji. Akibatnya, mereka pun kebingungan terkait pengeluaran rutin selama ini.
Salah seorang tenaga medis
di wilayah Jakarta Timur, RA (38) mengatakan kondisi tersebut sudah
memasuki pekan kedua. Alhasil ia pun kebingungan bagaimana menyiasati
pengeluaran bulanannya. "Sekarang jadinya
kebingungan, soalnya sampai sekarang gaji belum juga diterima. Setiap
kali cek ATM, masih juga kosong," katanya, Selasa (15/12).
RA menjelaskan
gaji yang terlambat baru kali ini dirasakannya. Pasalnya selama ini,
gaji yang merupakan haknya, selalu diperoleh tepat waktu. "Biasanya gaji itu sudah masuk sejak tanggal 2 tapi ini sampai tanggal 15 Desember, gaji belum juga diterima," ungkapnya sedih.
Ia menambahkan kondisi tersebut bukan hanya dialaminya seorang. Pasalnya, hampir seluruh tenaga medis
mulai dari dokter, bidan, perawat, hingga bagian administrasi
puskesmas, juga mengalami hal serupa. "Padahal itu gaji buat bayar
cicilan motor, tapi sampai sekarang belum juga ada. Jadinya saya bingung
mau bayar cicilan pakai apa," tambahnya.
Menurut RA, seluruh petugas hanya mendapatkan pesan singkat dari Dinas Kesehatan yang berbunyi :
1. Gaji bulan Desember 2015 belum ada kepastian kapan keluarnya karena ada terjadi defisit anggaran Rp 38 miliar.
2. TKD tahap 2 mungkin akan didahulukan cair karena ceknya sudah ditandatangani.
2. TKD tahap 2 mungkin akan didahulukan cair karena ceknya sudah ditandatangani.
3. Namun jika ternyata tidak ada penambahan anggaran untuk menutupi defisit, maka kemungkinan gaji Desember 2015 atau TKD tahap 2 sulit cairnya.
3. Namun jika ternyata tidak ada penambahan anggaran untuk menutupi defisit, maka kemungkinan gaji Desember 2015 atau TKD tahap 2 sulit cairnya.
4. Keterlambatan gaji tidak hanya dialami oleh Dinas Kesehatan tapi juga 9 SKPD lainnya.
4. Keterlambatan gaji tidak hanya dialami oleh Dinas Kesehatan tapi juga 9 SKPD lainnya.
5. Sarannya : bersabar dan banyak berdoa biar bisa cepat cair.
5. Sarannya : bersabar dan banyak berdoa biar bisa cepat cair.
Sementara
itu Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Iwan Kurniawan tidak
menampik kondisi tersebut dimana hingga saat ini gaji PNS di jajaran
Dinas Kesehatan DKI belum juga cair.
Iwan pun belum mengetahui apa penyebab belum cairnya gaji tersebut karena semua itu merupakan wewenang Dinas Kesehatan.
"Kemungkinan ini disebabkan adanya masalah administrasi. Wilayah Jakarta Timur sendiri ada lebih dari 800 PNS dan 1.500 honorer yang belum terima gaji termasuk saya," ungkap Iwan.
Meski demikian, Iwan memastikan, pelayanan di rumah sakit, puskesmas, dan sudin tidak mengalami gangguan.
Menurutnya, seluruh PNS bekerja secara profesional di bidangnya masing-masing demi melayani masyarakat.
"Saya
minta kepada seluruh PNS agar bersabar karena gaji mereka pasti
dibayar. Hanya saja karena ada sedikit kendala, hak mereka menjadi
tertunda," katanya.
( Sumber: http://wartakota.tribunnews.com)
Demikian berita dari saya, semoga bermanfaat untuk anda atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.......
0 Response to "GAJI TELAT 2 MINGGU, TENAGA MEDIS MERANA, DIMINTA BERSABAR"
Posting Komentar